15 Januari 2010 oleh unlimitedtourism
Usaha Jasa wisata adalah jenis usaha yang sangat menjanjikan orang cepat kaya akan tetapi persaingan dalam usaha jasa pariwisata dari hari ke hari adalah sangat ketat .. siapa yang paling mamberikan harga kompetitif dialah pemenangnya, karena akan mendapatkan jumlah komsumen banyak…
Di atas kertas harga murah sangat menguntungkan, namun dengan jumlah konsumen yang didapat apabila harga yang diberikan ke publik bukanlah harga yang menguntungkan bagi sebuah company, apakah dapat disebut usaha yang menguntungkan? Hanya dengan 2 steps saja dapat dilihat pejalanan hidup sebuah perusahaan jasa pariwisata.
Katakanlah tahun bertama pendirian company, iklan disebar dimana-mana yang mengabarkan bahwa perusahan jasa pariwisata ini menawarkan jasa wisata dengan harga murah meriah, sehingga akan memarik banyak orang dan diharapkan akan banyak menghasilkan uang, di saat itulah pemilik akan mengalami euforia dengan mangambil kridit kendaraan, recruitmen banyak karyawan dll.
Tahun kedua dengan banyaknya persaingan maka sedikit demi sedikit konsumen berpindah sehingga pendapatan berkurang sedikit demi sedikit sehingga: utang dengan rekanan seperti hotel transport mulai tidak dibayar, cicilan kridit kendaraan semakin sering terlupakan dan kesejahteraan karyawan mulai terabaikan.
Dan pada masa ini yang semakin sulit yang akan disalahakan adalah persaingan sebagai tempat persembunyian ketikmamapuan pemilik untuk menghentikan kebangkrutan, bukanlah mis management pemilik karena hanya menghasilkan pendapatan yang mepet sebuat perusahaan tidak dapat membuah terobosan terobosan baru yang sesuai jaman,sehingga dengan persaingan seketat apapun sebuah perusahaan jasa pariwisatapun akan selalu exist.
Situasi yang demikian mengakibatkan:
1. hilangnya kepercayaan rekanan
2. Tidak loyalnya karyawan kepada perusahaan
3. Membengkaknya beban perusahaan
Saat-saat seperti inilah titik balik sebuah usaha jasa pariwista mengalami kemunduran dan tinggal menunggu detik detik kebangkrutan. Setelah bangkrut untuk memulai usaha yang sama adalah hampir tidak mungkin , karena akan bertemu dengan orang-orang yang sama sang tahu reputasi pemilik usaha jasa.
Ditulis dalam pariwisata indonesia, usaha jasa pariwisata | Bertanda pariwisata, usaha jasa | Leave a Comment »
15 Januari 2010 oleh unlimitedtourism
Di internet terpampang di Jogja harga sewa mobil sehari RP 350.000 termasuk sopir dan bbm yang diperlukan. Waah in tentunya harga yang sangat menarik untuk calon konsumen, karena dengan harga seperti itu kita dapat berplesir ria kemana saja selama seharian di Yogyakarta nyaman dengan mobil berAC tahun produksi 2008. RP 350.000 kalau dikonversi menjadi US $ adalah sekitar US $ 40 nilai yang sangat murah untuk orang asing walaupun orang asing kelas bawah yang hanya mempunyai UMR US $ 1500/bulan.
Bagi pemilik usaha jasa transport maka tersebut tampaknya sangat berarti akan tetapi apabila angka tersebut diuraikan maka sebenarnya angka sangat tidak menguntungkan, nilai kembali kendaraannya akan sangat sulit didapat sehingga pemilik jasa transport akan mengurangi cost perbaikan dan perawatan kendaraan, tidak ada penggatian spare part dan tidak ada maintenance untuk kebersihan karean untuk itu diserahkan kepada drivernya . Memakai jasa transport dengan perawatan kendaraan yang seandanya adalah sangat beresiko utuk terjadinya trouble selama pemakaian dan diibaratkan berjudi seperti membeli kucing dalam karung, kalau tidak ada masalah pemilik senang, kalau pemakai komplain, tidak dapat berbuat banyak karena pemilik akan mengatakan “kendaraan yang lain sedang dipakai ! “ dan konsumen yang tidak selektif dengan usaha jasa persewaan kendaraan adalah konsumen yang tidak menghargai dirinya sendiri karena melanggar pepetah “pembeli adalah raja”
Ditulis dalam tour destinations, tourism management, travel biro | Bertanda jasa usaha, ren car, transport | Leave a Comment »
12 Desember 2009 oleh unlimitedtourism
Ada pertanyaan dari alah seorang teman ” siapakah guide senior di Jogjakarta?” apakah BTI, MRS, BBM yang notabene telah puluhan tahun menjalankan profesinya dan usianya sudah masuk 50an ?
Bahwa yang dimaksud tour guide senior itu bukan tour guide yang menjadi senior karena alami, akan tetapi tour guide senior adalh tour guide yang senior karena mentalitasnya. Tour guide adalah profesi yang statis yakni perkerjaan yang tidak mengenal jenjang, level salary dari guide baru sampai guide yang hampir matipun salarynya sama, dsb sehingga alasan reasonable untuk menyebut seseorang sebagai tour guide yang dianggap sebagai tour guide senior adalah tour guide senior mentalitasnya dan attitudnya
Adapun seorang tour guide dianggap sebagai tour guide senior apa bila ia mempunyai tanda-tanda sbb:
1. Berorientasi kepada service, yakni bekerja sesuai fungsingnya sebagi pemandu
2. Bukan sebagai “salesman” ??
3. Mampu mengembangkan dirinya. sebagai tour guide dan sebagai pengusaha jasa pariwisata.
4. Tidak mencela tamu yang dipandunya walau tidak ada tip, dan kms.
5. Fair dan berani terbuka - tidak munduk -munduk di depan tetapi koar-koar di belakang.
Jadi dengan demikian tour guide yang muda pun dapat dianggap senior, karena cara pandang dan mentalnya, tidak perlu mempunyai lisensi yang ditandatangani menteri pariwista, begitu pula sebaliknya.
Ditulis dalam tour guide | Bertanda tour guide senior | Leave a Comment »
12 Desember 2009 oleh unlimitedtourism
Suatu saat di Kraton Jogja seorang tour guide dengan fisik yang kurus tinggi, tampak fisiknya seperti orang cacinganm duduk di kantor pos kraton yang memang tempat duduknya kaum tour guide untuk menggu tamu touris yang sedang berkunjung di dalam kraton. Terasebutlah tour guide tersebut angkat bicara ” Aku gak seneng rek, karo tamu-tamu Malaysia, ceng-ceng po kabeh !” dia bermaksud mempengaruhi kepada khalayak disekitarya bahwa touris dari Malaysia adalah touris yang tidak menguntungkan karena tidak pernah beli di art shop sehingga tour guide kurus tidak dapat komisi dari tourist Malaysia yang datang ke Jogja.
Suatu hari di suatu obyek wisata, sang guide cacingen tersebut kedapatan sedang memandu tourst Malaysia, kepadanya salah seorang yang pernah mendengarkan ucapanya ketika dia mencela tourist Malaysia, menanyakan “Loh katanya tidak suka orang Malaysia, kok sekarang bawa touris Malaysia ?” Sang guide kurus menjawab “Betul ini tourist Malaysia, tapi ini kan VIP!”, “Oh begitu, jadi kau sebagai tour guide tidak konsisten, katanya tidak suka orang Malaysia kok doyan juga!”
Ada dua kemungkinan dengan cerita tour guide cacingen tersebut diatas, bahwa dengan mengatakan bahwa tamu Malaysia ceng-ceng po, adalah untuk menunjukan jati diri bahwa dia adalah seorang guide yang hebat sehingga pilih tebang untuk menghendel tamu di mata teman seprofesi, kemingkinan yang lain adalah untuk memberi gambaran yang lain, bahwa tourist Malaysia Jelek sehingga tidak tertarik , hingga pada akhirnya dialah menjadi satu-satunya orang yang dipercaya kantor urusan wista menjadi guide kepercayaan.
Ada benarnya juga ya bung!
Summary : guide akan akan mengatakan tamu bagus apa bila tamu mau belanja di arthshop
Ditulis dalam tour guide | Bertanda tour guide Jogja, tour guide tidak konsisiten | Leave a Comment »
12 Desember 2009 oleh unlimitedtourism
Tersebutlah seorang guide yang baru belajar menekuni profesia baru, sedang mempraktekan saran teman bahwa untuk memulai pekerjaan sebagi tour guide harus memperkenalkan dirinya dari kantor buro pelayanan wisata yang satu ke buro pelayanan wisata yang lain dengan mantra saktinya yang harus diucapkan, “Ibu/Pak, kalau banyak tamu, saya bersedia untuk bantu-bantu, saya sudah sering dipakai kantor ABCD”
Ketika hal tersebut dipraktekan, sampai pada akhirnya di sebuah kantor didekat airport yang dikepalai oleh seorang ibu yang nampak terhormat, tetapi apa lacur hari itu kantor yang sekaligus sebagai rumah pribadi tampak sepi, hanya ada seorang kacung muda yang sedang mengkalkulasi sesuatu atau menulis sesuatu. Setelah beberapa saat ngobrol dengansang kacing sang guide pergi, akan tetapi tanpa sepengetahuan guide hari itu dikantor telah terjadi tidak pidana, di laci sang bos uang telah rahib.
Singkat cerita dihari yang lain sang guide muda datang lagi, dan si bos yang sekarang sudah naik haji, dengan halus menginterosi sang guide muda, dan intinya sang guide harus mengakui kalau dia lah yang nyolong uang dilaci sang bos, karena pada saat kejadian hanya sang guidelah yang datang. Saat menginterogasi sang bos dengan kekuasaanya tampak gagah bahwa yakin bahwa sang guide adalah maling nya ! Saat menginterogasi ada duduk disebelah sang bos perempuan, dengan aktivitasnya yang seakan-akan sedang sibuk, cuek dan tak acuh, tapi dengan serius dia menyimak interogasi.
Selang beberapa tahun setelah ada pembelotan dari seorang pekerjanya pada akhirnya terbongkarlah, apa yang terjadi dihari dimana seorang guide datang ke kantor, yang sekaligus rumah baru sang bos perempuan. Diceritakanlah bahwa yang telah mencuri uang dari laci adalah anak bos perempuan sendiri.
Cerita tersebut menggambarkan betapa lemahnya seorang guide, di mata pemilik kator biro jasa wisata. Seorang guide dengan mudahnya dianggap maling, dianggap sebagai sampah, sehingga anaknya yang mengidap kleptomania, guide yang datang yang tidak tahu menahulah dituduh sebagi maling, hanya untuk cover kehormatan keluarga sang bos.
Inilah nasib sebagai seorang guide.
Salam buat bu haji Kamal… semoga berhasil mendidik anak !
Ditulis dalam tour guide | Bertanda guide | Leave a Comment »
7 Desember 2009 oleh unlimitedtourism
Mengapa di dalam posting ini mengunakan istilah Syariat, Hakikat, dan Marifat, karena hal yang dibahas dibawah ini menyangkut sesuatu yang tidak dapat digambarkan secara fisik (psikis) dan hanya diketahui oleh diri sendiri seorang tour guide, jiwa seorang guide atau dengan kata lain “Operating System seorang tour guide!”
Tour guide berdasarkan atitude dan mentalitas dapat dibedakan menjadi 3 level, tingkatan ini didasarkan atas pengamantan sikap, cara kerja dan tingkah-polah (attitude) tour guide, dalam menjalankan profesinya.
1. Tour guide dengan level Syariat
ini adalah tataran yang paling rendah bagi seorang tour guide, dengan jam terbang rendah dan pengalaman yang terbatas. Pada level ini seorang tour guide masih mencari jatidiri, akan melakukan apa saja untuk memperkenalkan dirinya kepada user, baik dengan cara yang sopan ataupun denga cara yang kurang sehat. Cara sehat: dia akan memperkenalkan dirinya kepada user
dari user yang satu ke user yang lain bahwa mempunyai skill yang mumpuni untuk menjadi seorang tour guide . Cara kurang sehat: untuk memperkenalkan dirinya dia kan menceritan tentang pengalaman di depan user yang tidak tahu sama sekali dengan teme pembicaraan, membesar-besarkan dirinya sebagai seorang yang perfect banyak pengalaman, dan suka menelanjangi guide-guide kompetitornya.
2. Tour guide dengan level Hakikat
Pada level ini tour guide sudah mulai mapan dengan jam terbang yang banyak, pada tataran kedua ini tour guide sudah mempunyai jati diri dan berani mengambil keputusan untuk berekspressi untuk menjalankan profesinya, akan tetapi rasa ketergantungan dengan user masih sangat kuat, sehingga dia akan sama saja ketakutan apabila sampai user tidak mau memakainya lagi, apapun akan dilakukannya agar kelihatan perfect dan orang yang loyal dengan user. Demikian juga pada ketergantungan pada art shop sangat tinggi sehingga apabila tamu tidak membeli barang sauvenir sedikitpun dia akan bernyanyi berasumsi bahw tourist ybs adalah jelek.
3. Tour guide dengan level Ma’rifat
Ini adalah tataran tertinggi seorang tour guide, dinama dia tidak tergantung lagi dengan user dan art shop, sehingga dia berani menolak order yang kelihaan tidak masuk akal. Guide pada tataran ini menganggap owner travel bureau sebagai user adalah satu level, karena level ini tour guide lebih tinggi kedudukannya dari pada owner dan dapat bertindak sebagai Tour Operator yang dapat dan berani menentukan sendiri tarif dan menjual langsung ke konsumen langsung, mengatur sebuah tour arrangement, mendatangkan tourist sendiri dari manca negara. Pada level ini guide tidak perlu ngemis-ngemis ke user lokal dengan mengucap janji setia kepada user dengan mengatakan “penjah gesang nderek njenengan mbak…. Sr !”. Baginya order akan mencari nya bukan dia yang mencari order seperti guide yang berada pada tataran Syariat, dan Hakikat. Baginya artshop yang akan mencarinya, untuk menawarkan barang-barangnya bukan dia yang menjadi salesman sebuah art-shop. Guide ma’rifat akan mengatakan “Mbak Sri silakan umumkan …. ke khalayak bahwa aku njenengan blaklis ! “
Bagaimanan seorang tour guide dapat berpindah level?
Usia tour guide dan jam terbang serta kemampuan berbahasa tidak berpengaruh untuk menempatkan dirinya pada level-level di atas, penempatan dimana dia berada didasarkan atas kemampuan serta kemauan dia untuk berada di level yang paling baik. Seorang yang guide yang usisnya 20 tahun dapat juga berada di level Ma’rifat apabila dia mampu tidak tergantung dengan user dan dia berani menjual dirinya langsung ke konsumen seperti points point yang tertera pada level Ma’rif.
Walaupun seorang tour guide telah mempunyai jam terbang yang sangat,akan tetap tingkah polahnya masih sangat rendah dengan menghamba user dengan statement “pejah gesang nderek njenengan mbak S !”< maka dia akan menempatkan dirinya pada level yang paling rendah, sebagai sorang tour guide (senior) yang tua umurnya akan tetapi nutty attitude, yang ketakuatan dengan user dan senantiasa mempromosikan dirinya sendiri sebagai seorang guide yang paling hebat.
Posting ini tidak dimaksudkan untuk merendahkan sebuah profesi yang terhormat, akan tetapi dimaksudkan untuk memberi gambaran, di level nama seorang tour guide ditempatkan oleh dirinya sendiri, mengingat dengan level yang semakin tinggi seorang tour guide akan lebih dihormati, sehingga tour guide di Jogakarta, tidak dianggap sebagai profesi “timun wungkuk dalam dunia pariwisata” . Berbeda dengan bermain catur, yang menempatakan adalah pemain bukan buah catur sendiri yang menginginkan. tetapi guide adalah pemain sekaligus buah catur yang sanggup menempatan dirinya sesuai dengan pilihan nasibnya.
Ditulis dalam tour guide, tour guide yogyakarta | Bertanda tour guide | Leave a Comment »
5 Desember 2009 oleh unlimitedtourism
Cerita 5 . Matinya seorang tour guide
Adalah hal yang manusia, seorang tour guide dapat juga mati, akan tetapi bagaimana seorang tour guide mati marilah kita bahas. Tour guide adalah profesi yang dalam kegitannya sangat penuh stress. Pada dasarnya pola kehidupan sehari-hari seorang guidelah yang dapat menimbulkan penyakit yang mematikan dan ada beberapa factor utama yang dapat menyababkan seorang tour guide mati antara lain:
1. Kolesterol
makan gratis ketika memandu adalah rayuan maut bagi seorang guide untuk memakan apa saja yang disediakan restaurant. Rakus dengan apa saja akan menimbulkan kolesterol yang tidak terkontrol sehingga. Lambat laun akan menyebabkan penyumbatan pembuluh darah dan akitakan orang terkena stroke.
2. Penyakit gangguan jiwa
Bekerja dengan menerima tawaran upah rendah dan dengan mengharapkan komisi dan tip dari tamu adalah juga penyebab kehidupan guide menjadi stress. Ketika menjemput tamu di airport yang terlihat adalah tamu yang berbaju batik tulis tangan dengan istrinya yang memakai assesoris perak dari atas kebawah. Wahh jutaan rupiah akan masuk kantong. Ternyata tamu yang dia terima adalah tamu yang tidak belanja, sehingga yang expressi yang muncul hanya umpatan-umpatan yang dia tujukan kepada tamu itu. Pola kehidupan yang seperti ini terus menerus akan menyebabkan kelainan pada jiwa seorang guide. Seperti biasanya orang yang mau mati dituntun mengucapkan nama tuhannya, kan tetapi guide stress aketika akan mati dia akan menyebutkan jumlah komisi atau arts shop yang memberi komisi.
Untuk menghindari mati dengan penyebab tersebut diatas, sangat perlu bagi tour guide untuk kembali kehidupan semula yaitu hidup yang sesuai dengan titahnya seorang guide yakni sebagai seorang perkerja, yang tidak perlu memikirkan ini dan itu.
Ditulis dalam tour guide, tour guide yogyakarta | Bertanda tour guide, tour guide yogyakarta | Leave a Comment »
5 Desember 2009 oleh unlimitedtourism
Ketika HOTEL AMBARUKMO masih berjaya , di situlah berderet-deret Kantor and Travel Biro. Dan di situlah ada travel biro yang sedang berjaya tanpa tanding dengan pemimpinya adalah seorang seorang yang klimis dan berbedak tebal, sat itu didepan pintu kantor travel selalu ada saja guide yang berdandan rapi klimis, yang mengantri laporan atau ngantri ngguling-ngguling njaluk order njaluk order karo ngengsot-ngesot, sambil berkata “Mbak ini saya tanggal sekian kosong, boleh bantu-bantuk kalau ada tamu !” Suatu hari ada seorang tour guide baru, yang pada saat itu bekerja di travel biro tersebut tanpa berhenti dengan semangat 45 dan telah menganggap dirinya sebagai golden boy, karena maklum orang baru dan tamu jerman pada saat itu mbludak, tiba-tiba ditemukan terduduk lemas sambil berkata “Aku sekarang tidak diberi order lagi oleh si ibu itu 1″ Dijawab “Loh kok lemes bukankah kau seorang yang dibutuhkan, bukan kah kau adalah golden boy-nya ibu?” “Iya tetapi gara-gara laporan seorang sopir yang sedang cari muka sehingga akau dilaporkan kepada ibu kalau aku memberikan kartu nama kepada tamu, sehingga mulai hari ini aku akan tidak diberi order lagi oleh si ibu, Wahh mati aku 1″. Betul sekali jaman itu kekuasaan si ibu betul-betul absolut, melebihi seorang president.
Ditulis dalam tour guide, tour guide yogyakarta | Bertanda kantor travel, order, tour guide | Leave a Comment »
5 Desember 2009 oleh unlimitedtourism
Beberapa tahun yang lalu seorang guide yang memproklamasikan dirinya sebagai seorang senior, memberi gagasan, bahwa seorang guide boleh menewarkan jasa pemanduan dengan boleh dengan siapa saja, dari travel biro lokal, asing , instansi pemerintah, swasta sampai dengan individu-individu langsung, pada akhir cerita akhirnya diputuskan untuk membuat semacam booklet, atau sebuah buku kecil yang berisi informasi pariwisata Yogyakarta, lengkap dengan data–data sekolah alamat beserta foto guide yang akan disebarkan secara gratis ke segala penjuru Indonesia.
Untuk itu disebarkanlah formulir untuk mengumpulkan data-data dan foto setengah badan, dengan dana sebanyak RP 60.000/guide. Dalam meeting dana tsb akan digunakan untuk pembuatan booklet. Semua guide yang berminat setor dengan harapan nama nya akan dipublikasikan dan segera dapat masukan dari promosi melalui booklet, dengan nama seorang guide yang tertera bagai seorang artis papan atas yang lagi naik daun.
Akan tetapi setelah lama –ditunggu tidak pernah ada yang namanya booklet atau sejenis yang disebarkan , bahkan cerita kelanjutannya juga tidak ada sanpai tahun – berganti tahun tidak pernah direalisasikan. Sampai sekarang masalah itu terlupakan, karena ada urusan yang lebih penting dari pada ngurusi RP 60.000, dengan harapan agar duwit yang tidak jelas pertanggungjawaban kelak akan menjadi ganjalan sang koodinator masuk surga.
Oh teganya ngaku guide senior, gawe proyek mung kanggao jalan nilep duwit konco dewe, kok ya apa ora isin, gak ono laporane pisan.
Ditulis dalam tour guide, tour guide yogyakarta | Bertanda jogja, pariwisata, tour guide, tour guide yogyakarta | 1 Komentar »
5 Desember 2009 oleh unlimitedtourism
Seorang teman guide yang dengan setianya selalu membawa tour guide tools, mengajak kumpul teman-teman seperjuangan untuk berkumpul membuat sebuat paguyuban dan bersepakat untuk rutin berkumpul untuk berbagi pengalaman, satu dengan yang lain. Namun ternya apa yang dibahas di dalam paguyuban itu, hanya berbagi pengalaman saja untuk tetap menjadi seorang guide yang disayang travel biro lokal, dan study bagaimana cara mendapatkan komisi dengan berbagi info artshop mana yang dapat memberi komisi, sebuah kumpulan yang hanya untuk membahas bagaimana menjadi lebah pekerja yang baik, bukannya kumpulan untuk bagaimana kelauar jadi lebah pekerja atau bukan memberi gambaran bahwa tour guide adalah profesi yang dalam mendapatkan pekerjaannya boleh menawarkan jasa kepada siapa saja, travel biro lokal, luar negeri, ataupun individu-individu langsung, mau pun tidak langsung, merdeka dalam arti tidak hanya freelance akan tetapi lebih dari itu. Selama ini ada kursus penyegaran yang diadakan otoritas pariwisata daerah untuk guide denga materi yang dibahas itu – itu saja dan hanya ada unusefull study lapangan sebuah obyek wisata, bahkan survey lapangan obyek wisata yang tidak menarik sama sekali.
Ditulis dalam tour guide, tour guide yogyakarta | Bertanda art shop, tour guide | Leave a Comment »