• Beranda

Yogyakarta/Jogja Tourism Information

Yogyakarta/Jogja Tourism Information Center

Feeds:
Tulisan
Komentar

Guide Fee untuk high session

12 Februari 2009 oleh unlimitedtourism

Komponen pariwisata  yang ada adalah travel biro, hotel, transport, artshop, restaurant dan yang terakhir adalah tour guide. Menjelang musim panas adalah musim panas yang merupakan massa liburan Eropa sehingga angka kedatangan tourist di Yogyakarta akan meningkat. Juni – Agustus adalah masa di mana angka kedatangan tourits di Yoogyakarta meningkat.

Pada Juni – Agustus , masa itu adalah high session dimana banyak request room hotel akan tetapi jumlah room hotel konstant  artinya jumlah permintaan besar namun jumlah room akan tetap seperti biasanya, sehingga hotel memanfaatkan situasi untuk mendapatkan untung lebih  yakni dengan memperlakukan
1.extra charge policy,
2.dinner compulsory dimana harga room hotel akan ditambah 10-25 % dari harga room normal.
Itu juga berlaku untuk travel biro yang akan kebanjiran akan request tour service. Masa itu juga merupakan masa panen bagi pedagang asongan dan artshop, omset pembelian akan naik menjadi 500%.

Akan tetapi masa panen itu tidak berlaku bagi Tour guide, sebab pada masa itu, yang ada hanya jumlah jumlah hari kerja yang semakin tak bercelah, sehingga dalam waktu 1 bulan seorang tour guide dapat bekerja 30 hari, dan selama musim panen tourist selama 2 bulan itu tour  guide akan hanya dapat bekerja selamal 50 hari kerja.

Berapakah pendapatan Tour guide selama musim itu, marilah kita kalkulasi:

Hari kerja super guide (guide yang tidak pernah lelah jiwa dan raga), selama musim tourist  2 bulan adalah 50 hari kerja,  kerja terus menerus overland, sampi kondor dan impoten, tour guide hanya  akan mendapatkan maximal 50x 150.000= Rp 7.500.000 kotor, masih dikurangi makan untuk supir (makan untuk sopir seharusnya adalah kewajiban pemilik transport, akan tetapi karena guidenya apikan, sehingga walaupun akan tombok, logistik sopirpun akan ditanggung juga, karean apabila tidak tour guidebaik hati tour guide akan dicap pelit dan  akan diturunkan dijalan atau malah tidak diturunkan sama sekali  selama perjalanan dari Denpasar ke Yogyakarta selama 20 jam.

Karena kebaikan guide pun quotation tour jatuhnya akan dapat dihemat  15%, karena ongkos transport dapat ditekan lebih rendah, artinya uang makan sopir walau  hanya Rp 10.000 perhari, tidak akan protes karena sisanya dibayar oleh tour guide yang bersamanya.  Angka tersebut akan berubah menjadi sedikit ketika seorang guide bekerja  hanya untuk tour lokal Yogyakarta, karena  fee dihitung hanya berdasarkan durasi perjam, dan antara travel biro satu dengan yang lain tidak sama (banyak yang masih membayar Rp 8500, karena dihitung juga dengan jumlah komisi dan tip yang kan didapatkan oleh Tour guide).

Disini hanya  dihitung fee, yang merupakan hasil kerja formal, hasil sampingam seperti tip, komisi, dan sisa expend,  tidak dapat dihitung  sebagai pendapatan karena, itu bukan merupakan pendapatan yang nyata  (boleh dihitung bonus dari  Tuhan !). Dalam menjalankan tugasnya seorang tour guide tentu tidak dapat berkerja berkali-kali dalam sehari, artinya ketika melakukan jasa pemanduan dengan seorang tamu, dia  tidak dapat bekerja untuk lain orang untuk hari yang sama sehingga rasionya adalah 1 group/couple : 1 hari: 1 guide.

Ini berbeda pendapatan hotel atau travel biro karena pada masa itu adalah panen untuk  mendapatkan untung dari banyak orang, sehingga dalam sehari mendapatkan untung dari 100 orang, 1000 orang bahkan lebih. denga ratio: . . . .: 1 hari : 1 hotel/travel biro.

Mengingat nilai pendatan tour guide selama musim panen tourist  terbatas berdasarkan kalkulasi  di atas, adala hal yang sangat logis dan reasonable apabila seorang guide selama high session memperlakukan guide fee dengan extra charge,  seperti yang berlaku untuk hotel  selama high session, karena dengan cara inilah seorang guide dapat meningkatkan taraf hidupnya, dengan kata lain tour guide akan mendapakan manfaat dari dunia Pariwisata, karena pada masa itu pendapatan akan sedikit lebih banyak.

Kendala dari pemberlakuan sistem tersebut adalah dari kalangan guide sendiri, karena adanya ketakutan secara spsikologis. Untuk menutut  extra charged guide fee  pada haigh  session adalah cara yang tepat karena walau bagaimanapun juga, tuntutan akan dikabulkan, akan tetapi pada musim low session, guide yang menuntut  pemberlakua akan di black list oleh user, sehingga orderpun akan menghilang, dan menjadi guide yang disingkiri oleh user. Inilah hal  yang menjadi beban psikologis untuk tour guide.

Untuk kelompok tour guide yang berprinsip ” pejah gesang nderek njenengan” hal itu tidak mungkin terjadi, kelopok ini berpinsip untuk jangka panjang dan untuk  kelangsungan hidup  walaupun pada  rentang waktu kehidupannya akan hanya dihargai Rp 10.000 jam.

Berikut ini adalah grafik yang menggambarkan adanya hubungan yang signifikan antara kinerja tour guide dengan umur seseorang tour guide. Dari grafik tersebut dapat dilihat bahwa semakin tua seorang tour guide semakin  jelek kinerjanya, dan tentunya pendapatanya semakin jelak.

Itulah mengapa posting ini dibuat karena untuk menyadarkan guide bahwa kekuatan tour guide untuk memiliki performance yang hebat adalah  tidak abadi, semakin senior tour guide semakin tidak terpakai dan semakin dibuang dari peredaran, sehingga perlu memanfaatkan kesempatan ketika masih berada dipuncak untuk mendapatkan sesuatu yang lebih dalam perjalanan-hidunya.

Mohon maaf  dengan grafik dibawah ini kami tidak bermaksud menyinggung profesi anda sebagai guide, pengirim artikel ini bermaksud untuk mengingatkan bahwa hidup itu tidak pasti, grafiknya seperti dibawah ini, sehingga kita sadar kapan mulai mempersiapkan masa depan lebih baik.

grafik2usia_orang5

Ditulis dalam tour guide | Bertanda extra chage, guide fee | Belum Ada Tanggapan

  • Who you are

    IP
    Mesin kami selalu mencatat IP anda, sehingga kami tahu siapa anda

  • Visitor

  • What’s news ?

    Silakan tulis ide-ide and baik berupa cerita, opini atau satir yang positif ataupun yang negatif untuk membangun pariwista Indonesia, kirim ke unlimitedtourism@gmail.com
  • Tulisan Terakhir

    • Level Tour guide
    • Penyebab matinya seorang tour guide
    • Kartu nama tour guide yang membahayakan
    • Tour Guide Ngapusi Konco Dewe
    • Paguyuban Guide
  • Top Clicks

    • Tidak ada
  • Kategori Awan

    borobudur tour hotel di Yogyakarta japanese tourist laptop malaysian orang bule yang berkuasa paket wista domestik pariwisata indonesia poll tour destinations tour guide tour guide yogyakarta tourism management travel biro Uncategorized

Blog pada WordPress.com.

Tema: Mistylook oleh Sadish